Senin, 07 Mei 2012
Bintang : Sebuah Metafora
Menurut wikipedia definisi bintang adalah :
"Benda langit yang memancarkan cahaya"
Ada banyak contoh bintang. Matahari, bulan, dan sirius adalah contohnya. Masih banyak yang lain lagi tentunya.
Tanpa bintang mungkin kita akan melihat langit dengan cara yang berbeda. Bintang memberi kita dan alam semesta ini, banyak hal untuk dipelajari.
Jadi inget waktu masih di rumah lama, waktu langit cerah, aku sering naik ke loteng buat ngeliat bintang. Rasanya menakjubkan melihat kerlipnya diantara hamparan langit yang luas.
Bintang banyak mengilhami orang, sehingga menjadikannya sebagai salah satu penanda prestasi. Sebut saja "bintang kelas", "hotel berbintang", "superstar" dll.
Bintang itu aku.
Bintang juga adalah metafora diriku, karena aku yakin di dalam diriku ada kekuatan untuk membuatku bersinar.
Sebenarnya, menurut pendapatku, semua orang adalah bintang untuk dirinya dan untuk orang2 yang menyayangi mereka, tapi kadang karena banyak hal luminositas mereka sebagai bintang berkurang.
Mungkin aku juga termasuk salah satu bintang yang redup itu, tapi aku masih punya banyak kesempatan untuk bersinar. Bahkan bintang yang sudah tidak mengeluarkan sinar-pun masih dianggap bintang, karena mereka pada dasarnya adalah bintang. They are there to be a star.
Aku pengen "bersinar" secara holistik, keseluruhan. Jadi tubuh, jiwa, dan ragaku menjadi satu kesatuan yang utuh yang bersinar. Bukan cuma masalah materi atau ketenaran, tapi lebih ke fungsional, bagamana aku bisa membawa dampak positif bagi orang lain.
Jalannya masih sangat panjang, tapi bukan berarti nggak bisa. Aku nggak tau waktunya tapi aku tau itu nggak lama lagi. Masih ada banyak tugas hingga bisa sampai ke taraf "bintang yang bersinar terang." Harus ada yang dikorbankan dan diusahakan. Ada harga yang harus dibayar.
Aku berharap aku juga bisa membuat bintang2 redup di sekelilingku menjadi bintang yang kembali bersinar terangnya. Mungkin kami bisa membuat gugusan rasi bintang, yang pada akhirnya bisa membawa manfaat bagi orang lain.
Menjadi bintang nggak harus berdiri sendiri, kan?? Contohnya rasi bintang biduk, dgn kumpulan bintang ini bisa menolong nelayan menemukan arah mereka sewaktu ada di laut.
Menyenangkan sepertinya walau cuma dengan ngebayangin aja. Tapi aku nggak boleh cukup puas. Benahi diri sendiri dulu, sebelum membenahi orang lain. Jalannya nggak mudah, tapi pasti bisa.
Aku punya Tuhan yang luar biasa, keluarga yang mengasihku dan sahabat2 yang mendukungku.
Be a sparkling superstar is my destiny!!!
SEMANGAT!!!!
Sabtu, 05 Mei 2012
That Tough Man Is My Father
Aku nggak lagi foto sama mas Adam, suaminya mak Inul Daratista, tapi itu foto bokap. Hahahahaha, sayang fotonya agak2 burem, kalo nggak pasti keliatan gimana miripnya bokap sama mas Adam Suseno, tapi yah lebih cakepan bokap hahahahaha (ya iyalah, namannya juga bokap sendiri, musti harus dipuji donk, so nggak boleh protes!!!)
Bokap adalah sosok yang pendiam, dibalik kumis tebelnya yang gahar itu, beliau sabar luar biasa. Seingetku, bokap jaraaaaaaaaaaaaaaaang banget marah, hampir nggak pernah malah. Beda ama nyokap, yang sekali ngomong bisa kayak pidato kenegaraan (Lain kali aku ceritain tentang nyokap).
Kalo banyak pria nggak suka nemenin belanja, bokap malah dengan senang hati nganterin. Beliau juga nggak malu ngebatuin nyokap nyuci baju, bahkan nie ngebeliin pembalut buat nyokap di warung. What a great man!!!! Semua beliau lakukan tanpa mengeluh sama sekali.
Rasa sayang bokap ke nyokap dan juga ke kami, anak2nya, tuh gedhe banget. Nggak usah pake banyak omong, tapi beliau nunjukin lewat sikap. Pernah dulu waktu aku lagi sakit, badan rasanya pegel2 nggak karuan, dan tanpa diminta bokap mijitin kakiku, bayangin kaki. Sampe nangis kalo inget itu.
Waktu aku belum bisa naik motor, aku juga begitu tergantung sama bokap, kemana2 minta dianterin, bahkan buat beli bedak. Ehm, manjanya aku emang keterlaluan ya hehehhehe, tapi aku bersyukur bokap nggak pernah marah. Bahkan walo baru aja pulang kerja, dan hari hujan, bokap tetep maksa mau nganterin aku ngembaliin blazer yang aku pinjem dari temen. Padahal aku udah bilang bisa nganter sendiri, tapi bokap maksa buat nganterin, alesannya kasihan sama aku :')
Pekerjaan bokap adalah polisi. Tapi kepribadian bokap lebih cocok jadi perawat hehehehehe.. Bokap itu gampang banget kesentuh emosinya, tapi tetep kayak laki2 pada umumnya, nggak gitu kentara perubahan emosinya, tapi sebagai anak aku pasti tau.
Banyak yang bilang jadi polisi itu ladang basah buat cari uang. Tapi prinsip yang berbeda dipegang sama bokap. Berkali2 bokap mau dipindah ke ladang yang "basah" itu, tapi dengan sopan bokap pasti nolak.
Beliau bilang:
"Biar saja saya hidup sederhana, asalkan nanti saat saya tua saya bisa hidup damai dan menikmati uang halal bersama keluarga."
Bukan karena aku anaknya, maka aku nulis kayak gitu, tapi semua temen, sodara dan bahkan pencuri yang bokap pernah tangkep pun bialng bahwa bokap itu sosok yang sederhana, sabar dab jujur.
Disiplin juga salah satu hal yang bisa aku contoh dari bokap. Walau sedang sakit, beliau tetap berusaha masuk kerja, dan selalu datang tepat waktu.
Nyokap pernah bilang, kalo besok aku nyari suami, cari yang mirip bokap, dan aku mengamini hal itu.
Walaupun bokap jarang ngobrol sama aku, ato nunjukin emosi senang, senang, sedih dll, tapi aku percaya beliau sayang padaku.
Father, we love you so much..
Welcome To The 26th
Apa yang ada di benakmu tiap kali denger kata ulang tahun??? Selain kado, ucapan selamat dan bertambah tua???
Buat aku, bertambah usia berarti bertambah tanggung jawabnya, dan itu yang aku sadari paling berat.
Tanggal 3 Mei 2012 kemarin aku resmi 26 tahun. Usia yang gak lagi bisa di bilang anak-anak. Usia dimana kita harus bisa mengerti apa tujuan hidup kita.
Banyak hal yang aku sadari di saat2 mejelang memasuki usia yang baruini. Bahwa hidupku harus bisa lebih bermanfaat buat orang lain, tapi sebelumnya aku harus bisa puas dengan diriku sendiri dulu.
Masih banyak hal yang pengen aku capai di dunia ini, tapi kadang visi ku ke depan itu membuat aku lupa bahwa untuk meraihya pasti ada hubungannya dengan orang2 di sekelilingku.
Kadang aku terlalu sibuk memikirkan aku harus mencapai apa, harus dapat apa, tapi nggak sadar bahwa kadang aku mengorbankan orang yang ada di sekitarku, terlebih orang2 yang menyayangiku.
Aku menyadari itu ketika aku marah dengan beberapa temanku yang lupa hari ulang tahunku. Tapi kemudian aku ingat, aku pun juga lupa mengucapkan selamat ulang tahun kepada mereka, karena aku menunda mengucapkannya dengan alasan akan menyelesaikan "tugas" yang lebih "penting".
Padahal dengan hal kecil, seperti mengucapkan selamat ulang tahun, selamat pagi atau hal2 kecil lainnya, kita bisa menciptakan kebahagiaan untuk orang lain, dan aku lupa akan hal itu.
Menunda2 dan membuat alasan adalah salah satu "keahlianku" yang sebenarnya nggak aku suka, dan pengen aku hilangkan, paling nggak aku minimalisasi.
Nggak gampang buat berubah, tapi aku musti berusaha sebaik mungkin. TUhan pasti buka jalan alo kita mau berusaha.
Ada pepatah mengatakan :
"Menjadi tua itu pasti tetapi untuk menjadi dewasa itu pilihan."
Jumat, 27 April 2012
Dear God
Thank you for loving me the way I am and treating me the way I need to be treaten.
Hanya Engkau yg paling mengerti aku, melebihi aku sendiri.
padahal aku jarang bahkan hampir tidak pernah berdoa, tapi Engkau masih ssetia menungguku menyapa-Mu.
Aku tidak pernah mengingat-Mu di saat bahagiaku, tapi Engkau masih sabar mencarikan jalan keluar di saat susahku.
Kata orang "Tuhan hanya sejauh doa". tetapi menurutku itu pandangan subyektif, karena sebenarnya Engkau selalu dekat. Hanya aku yang tidak bisa merasakan kehadiran-Mu karena kedegilan hatiku.
Bapa, maaf jika aku sering membuat-Mu menangis, karena setiap dosa yang sering aku lakukan.
Aku tau aku sering membuat-Mu terluka, membuat darah-Mu yang tercurah untuk menebus dosaku seakan sia2.
Aku sering menjadi bebal, jatuh bangun dalam dosa.
Tapi sekali lagi terima kasih karena Engkau selalu mau menerimaku kembali.
Aku tak tau apa jadinya aku tanpa-Mu, karena bahkan kejadianku di dunia ini adalah karena-Mu.
Izinkan aku menerima kasih karunia-Mu, hingga aku dapat memahami setiap jalan yang Kau tentukan untukku.
Kamis, 19 April 2012
My Upcoming Tattoo
Sebagian besar masyarakat kita masih menganggap tattoo sebagai hal yang tabu, abnormal dan gak sesuai kaidah agama. Tattoo selalu diidentikkan dengan kekerasan, kriminalitas dan pemberontakan. Masalah gender jg sering dikait2kan dgn tattoo. Cewek yg punya tattoo seringkali di cap miring sama masyarakat. Masih banyak yg ngartiin kalo badannya bersih, artinya hati dan pikirannya juga bersih. Well, gak nyambung sih ya. Tapi orang boleh aja beropini.
Kalo aku sih agak sedikit liberal ya, aku anggap tatto itu artwork, karya seni, yang indah dan layak diapresiasi. Mungkin emang kebetulan aja, para pelaku kriminal, trus yang dipandang "miring" sama masyarakat itu punya tattoo, tapi yg jadi masalah bukan tattoo-nya kan berarti? Tapi pribadi masing2.
Mungkin tattoo cuma mengalami pergeseran makna aja. Dari yang semula sebagai aktualisasi diri kemudian dijadikan stereotipe ttg klasifikasi kelompok tertentu. Lagi2 yg bikin stereotipe itu ya masyarakat. Emang susah hidup di lingkungan masyarakat timur, bukan berarti aku gak bersyukur sih, cuman kadang hal2 yang simpel bisa jadi super ribet. Padahal masalah rajah-merajah tubuh ini udah ada jauuuuuuuuhhhh sebelum orang mengenal rumus fisika. Memang ada juga budaya pagan yg mengambil tattoo sebagai perlambang kedekatan mereka dgn dewa, mungkin ini kali ya yg mendasari bbrp orang berpendapat bahwa merajah tubuh itu berarti menghormati dewa2 dan gak sesuai ajaran agama.
Orang tua-ku juga masih pegang paham kayak yg diatas aku sebutin tadi. Mereka berpendapat tattoo itu dosa :) Dan aku udah dinasehatin macem2 supaya jangan pernah sekalipun bikin tattoo bahkan walo tattoo yang segedhe upil. well, dulu waktu kecil sih aku iya2 aja gitu, tapi kesininya koq malah aku makin jatuh cinta aja sama this body artwork. Gegara sering diajakin temen ke tempat tattoo, liat2 gambar tattoo, and berteman sama orang2 asyik yang notabene ber-tattoo tapi tetep "terhormat" aja gitu dipandang lingkungan.
Tapi buat ngedapetin tattoo juga gak mudah buat aku, sampe sekarang belum dapet izinnya dari ortu hahahaha. Yah, walopun punya gak punya tattoo itu urusan pribadi ya, tapi teteplah aku gak mau dikutuk jadi anak durhaka karena ngelanggar larangan ortu, apalagi cuman masalah tattoo hahahahahaha. Gak lucu aja gitu kedengarannya. Yah, Ribetnya minta izin tuh lebih ribet dari urusan minta izin nikah dech kayaknya :p But, kayaknya akhir2 ini jalan kesana udah mulai kebuka. Ortu udah mulai gak kaku2 banget, karena banyak contoh disekitar yang nunjukin bahwa tatto itu gak sebahaya yang orang ceritain.
And yak, aku milih gambar kupu2 buat tattoo pertamaku nanti. Karena menurut filosofi-nya, kupu2 itu simbol kedewasaan. Karena kupu2 lahir dari proses metamorfosis. Kupu2 juga simbol kebebasan, karena dia bebas terbang kemana aja. Selain segala simbol filosofis di atas, aku milih kupu2 emang karena aku suka hewan cantik satu ini. Dia hewan yang anggun, indah dan istimewa. Pokoknya, suatu saat nanti tattoo kupu2 itu bakalan ada di salah satu bagian tubuhku. Kalo udah kesampaian, bakalan aku upload lagi fotonya :) Sekarang berdoa dulu aja lagi akh, biar dapet wangsit :p ...............
Rabu, 18 April 2012
Move On
Aku gak ngerti kenapa kata "Move On" bisa jadi happening banget. Apa orang2 lagi pada susah buat move on ya? lebih suka stuck di suatu keadaan??
Kata2 itu juga yg lagi suka berseliweran di otakku akhir2 ini. Gampang banget buat ngomongnya, tapi susah setengah mati ngelakuinnya.
Mungkin masalah terbesarnya adalah karena aku belum rela buat move on.
Masih banyak "andai" dalam otakku, yang bikin aku susah buat bergerak.
Tetep sih kali ini masalahnya ttg cowok. Jangan dikira diusia segini masalah lawan jenis tuh lebih gampang diselesain. Buatku semua ini malah tambah ribet aja.
Masih ttg cowok yang sama, my first love, yg udah pernah aku singgung dipost sebelumnya. Banyak orang bilang aku bodoh kalo masih ngarepin dia sampe sekarang. Emang sih, aku sempat deket sama beberapa cowok, tapi bayangan wajahnya tetep aja gak bisa ilang. Nempel terus kaya perangko.
Jangan bilang aku gak ada usaha buat ngelupain dia. segala macem cara udah aku coba, kecuali benturin kepala ke tembok biar amnesia. Tapi tetep aja gak ada hasilnya. Aku ttp sayang sama dia.
Rasanya seperti brkhianat, sewaktu aku jalanin komitmen sama orang lain tp sebagian hati aku buat si bumblebee..
What should I do??
Move On?? But how??
Well, curhatan dini hari ini bener2 bikin galau..
Sabtu, 14 April 2012
Yang Terlewatkan - Sheila On 7
Kemana kau s’lama ini
Hingga kalian kunanti
Kenapa baru sekarang
Kita dipertemukan
Sesal tak ‘kan ada arti
Karna semua t’lah terjadi
Ini set’lah menjalani
Sisa hidup dengannya
Reff:
Mungkin salahku… Melewatkanmu…
Tak mencarimu… Sepenuh hati…
Maafkan aku…
Kesalahanku… Melewatkanmu…
Hingga kau kini… Dengan yang lain…
Maafkan aku…
Jika berulang kembali
Kau tak akan terlewati
Segenap hati kucari
Dimana kau berada
Walau ku terlambat
Kau tetap yang terhebat
Melihatmu… Mendengarmu…
Kaulah yang terhebat
Dedicated to my "keriting bola bekel"
Langganan:
Postingan (Atom)





