Sabtu, 04 Januari 2020

Jarang Diketahui, Tapi Ini 10 Fakta Menarik Tentang Anjing

Anjing sudah lama diakui sebagai sahabat terbaik manusia. Hewan berkaki empat ini bukan hanya dikenal setia, tetapi juga sangat penyayang serta pandai. Namun, tidak banyak fakta yang diketahui orang tentang anjing. Berikut ini beberapa fakta unik mengenai anjing yang wajib kamu ketahui:

1. Pendeteksi Kanker
Sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh manusia dapat menghasilkan limbah metabolisme. Produk sisa ini lain dari yang dihasilkan oleh sel yang sehat.
Anjing dapat menemukan perbedaan ini. Salah satu cara anjing mendeteksi perubahan ini dan menemukan sel kanker adalah dari napas manusia yang diendusnya. 

2. Misteri Anjing Jantan Yang Kencing Berdiri
Ketika melakukan gerakan tersebut, tentu bukan tanpa alasan. Hal ini mereka lakukan agar terlihat lebih besar dari anjing lain. Penelitian ini dilakukan oleh Cornell University. Anjing kecil biasanya memilih tempat yang lebih tinggi agar anjing jantan lain terkelabui. Hal ini normal terkait dengan Alpha Male.

3. Kecerdasan Anjing Sebanding Bayi Berumur 2 Tahun.
Menurut American Physhicological Association, anjing dapat mengerti hingga 250 kata. Hal ini sama halnya dengan kemampuan anak batita.

4. Kuatnya Indera Penciuman Anjing
Kekuatan indera penciuman anjing memang sudah tidak diragukan lagi. Maka dari itu, anjing kerap digunakan sebagai alat pelacak, baik untuk mencari jejak maupun untuk menemukan narkoba dan barang lainnya. 
Hal ini dikarenakan kekuatan indera mereka bisa sampai 100.000 kali lebih akurat daripada manusia.

5. Posisi Tidur Anjing Yang Meringkuk
Posisi meringkuk seperti bola dilakukan anjing agar organ penting mereka terlindungi. Selain itu, posisi demikian bisa menghangatkan badan anjing. Tapi memang tidak selamanya mereka tidur dalam posisi seperti itu, terkadang mereka juga berbaring biasa. Hal seperti ini menandakan bahwa mereka sudah nyaman dan merasa bahwa berada di lingkungan yang aman.

6. Anjing memiliki tiga kelopak mata.
Baru tahu ya? Hal ini wajar saja karena satu dari tiga kelopak mata tersebut tersembunyi. Jadi yang selama ini kita lihat memang Cuma ada dua. Letak kelopak ketiga ada di sudut dalam mata anjing dan memiliki kelenjar air mata yang tak terlihat.

7. Cara Anjing Minum
Karena tidak mempunyai pipi, maka mereka minum dengan punggung lidahnya. Hal ini dilakukan agar mereka bisa menghisap seperti layaknya manusia ketika minum.

8. Anjing Dapat Juga Cemburu
Ternyata anjing juga memiliki emosi seperti manusia, walaupun tidak sekompleks yang dipunyai oleh manusia. Salah satu emosi yang kerap ditunjukkan anjing adalah cemburu. Pasti kamu sering melihat ketika anjing berebutan ingin dipeluk pleh tuannya, bukan?
Selain itu, anjing juga peka terhadap bentuk keadilan. Hal ini terjadi ketika kita memberikan hadiah setelah mereka melakukan apa yang kita suruh. Mereka akan ingat terhadap hal ini dan akan protes jika kita tidak melakukan hal yang sesuai seperti yang sudah disepakati.

9. Anjing Juga Berkeringat
Sebagaimana dituturkan oleh Pet MD, pada bagian telapak kaki anjing terdapat jaringan empuk mirip bantalan yang memuat kelenjar merokrin. Kelenjar inilah yang menghasilkan keringat bagi anjing.

10. Anjing Juga Bermimpi
Siapa bilang jika mimpi hanya monopoli manusia? Ternyata otak anjing juga memiliki kegunaan yang sama seperti otak manusia ketika mereka tidur. Anjing bermimpi ketika mereka memasuki masa REM. Pernah melihat kaki anjing bergerak ketika tidur? Bisa jadi mereka saat itu sedang bermimpi.

Nah, itu tadi beberapa fakta unik mengenai anjing yang jarang diketahui. Setiap anjing memiliki karakter yang berbeda, namun walau demikian, tidak pernah ada yang dinamakan anjing jahat. Mereka semua dibentuk oleh manusia dan juga lingkungannya. Jadi, kamu tertarik memiliki anjing?

Jumat, 29 November 2019

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Security Check


Seringkali saat akan mengadakan perjalanan dengan pesawat terbang, hal yang paling malas dihadapi adalah ketika pemeriksaan. Kita pasti sudah membayangkan bagaimana ribetnya nanti ketika harus melewati prosedur keamanan tersebut. Padahal ada kiat agar pemeriksaan ini bisa berjalan dengan cepat, tanpa kamu harus ribet. Ada hal-hal yang harus diperhatikan saat security check agar prosesnya berjalan dengan mudah dan lancar.

Tepat Memilih Tempat Pemeriksaan
Tips melewati pemeriksaan bandara yang pertama adalah kamu harus jeli melihat tempat pemeriksaan. Jika kamu sedang terburu-buru dan tidak mempunyai waktu lama untuk mengantri, maka pilihlah antrian yan tidak banyak anak-anak maupun orang tua, sebab butuh waktu sedikit lebih lama ketika memeriksa mereka. Hindari juga mengantri di belakang orang yang belum siap atau membawa terlalu banyak barang.

Lakukan Penyimpanan Barang Dengan Tepat
Kamu pasti tahu bukan bahwa saat di tempat pemeriksaan semacam ini akan ada pemindaian tentang logam dan barang berbahaya. Jadi jika kamu sangat harus membawa gunting, pisau atau perkakas lainnya, masukkan ke dalam tas kecil kemudian masukkan ke bagasi, jangan bawa masuk ke dalam kabin.

Untuk aksesoris dan barang logam lainnya yang akan kamu bawa masuk ke dalam kabin, gabungkan semuanya ke dalam tas kecil agar mudah mengumpulkannya. Letakkan juga ponsel, tablet atau gawai lainnya ke dalam tas kecil lain, daripada meletakkannya secara terpisah di dalam kotak yang sudah disediakan di tempat pemeriksaan.

Tips melewati pemeriksaan bandara yang lainnya adalah jangan membawa benda yang jelas dilarang untuk diletakkan di dalam bagasi atau tas yang akan kamu bawa ke dalam kabin. Untuk bisa mengetahui jenis barang apa yang dilarang, Kamu bisa mengunjungi situs web maskapai penerbangan tersebut.

Siapkan Tiket Pesawat
Selalu masukkan tiket pesawat dan juga dokumen penting lainnya di dalam tas kecil yang dimasukkan ke dalam tas tangan maupun ransel yang kamu bawa ke kabin. Hal ini akan memudahkanmu ketika sampai di tempat pemeriksaan. Ingat juga letak saku di dalam tas tempat kamu menyimpannya sehingga mudah untuk mendapatkan tiket saat diperlukan.

Gunakan Dua Baki
Menggunakan dua baki akan memudahkan proses pemeriksaan. Kamu bisa meletakkan di barang elektronik seperti ponsel, laptop dan lain sebagainya di baki pertama dan barang bawaan lainnya di baki kedua. Jangan lupa untuk meletakkan kedua baki tersebut secara berdekatan.

Jangan Bercanda
Kamu mungkin saja lolos dalam hal pemeriksaan barang bawaan, namun jika kamu bercanda secara berlebihan di tempat pemeriksaan maka kamu bisa jadi malah harus tertahan dan dimintai pertanggungjawaban. Salah satu hal yang akan membuatmu tidak lolos pemeriksaan adalah ketika bercanda tentang bom yang ada di salah satu barang. Bahan candaan semacam ini termasuk terlarang dan kamu bisa saja malah harus dikenai hukuman.

Maka selalu perhatikan tingkah lakumu ketika sedang ada di bagian pemeriksaan. Jangan bercanda kelewatan yang dapat meresahkan penumpang yang lain. Selain itu, kamu juga harus berlaku sopan. Semua hal tentunya memiliki prosedur, ikuti saja aturan yang berlaku agar semuanya berjalan lancar. Pahami dahulu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan maupun dibawa di saat pemeriksaan. Kamu bisa membacanya di banyak buku panduan perjalanan.

Terkadang karena ketidakpahaman tentang peraturan membuat seseorang harus kena tegor dan mendapat masalah saat berada di ruang pemeriksaan. Namun dengan mengetahui hak dan kewajibanmu sendiri, kamu sudah menjalankan tips melewati pemeriksaan bandara yang paling jitu.

Rabu, 09 Mei 2018

Tips Mengatasi Takut Naik Pesawat


Dalam dunia ini ada banyak ketakutan berlebihan tentang sesuatu, salah satunya adalah takut terbang dan juga ketakutan yang menyangkut dunia penerbangan. Hal ini tentunya akan cukup menyulitkan, terlebih bagi mereka yang diharuskan memiliki mobilitas tinggi yang tidak bisa hanya dicapai menggunakan moda transportasi darat dan laut saja.

Bahkan ketakutan semacam ini tidak hanya dialami orang biasa, para pesohor dan orang penting sekali pun juga banyak yang mengalami ketakutan serupa. Namun ada beberapa tips mengatasi takut naik pesawat yang bisa kamu pergunakan untuk mengatasinya.

Sebelum membahas mengenai tips, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa phobia yang bisa muncul ketika akan menjalani perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang.

·        Aerophobia
Orang yang memiliki phobia ini bukan hanya cemas ketika sedang mengudara saja, dia bahkan cemas ketika ada di dalam semua benda yang berhubungan dengan penerbangan walaupun belum lepas landas. Orang-orang ini bisa sangat cemas ketika berada di dalam helikopter, pesawat terbang dan benda terbang lainnya. Mereka akan sangat menghindari bepergian menggunakan pesawat terbang, namun jika mereka terpaksa harus terbang, maka mereka akan menderita kecemasan dan kepanikan berlebihan.

·        Aviophobia
Perbedaan aviophobia dengan aerophobia adalah penderitanya hanya cemas ketika sedang terbang di dalam pesawat. Intensitas kepanikan seseoranglah yang menentukan apakah seseorang tersebut disebut aviophobia atau hanya kecemasan biasa. Seseorang dikatakan sebagai penderita aviophobia jika dia merasakan kecemasan dan kepanikan lebih dari 10 menit sejak masuk ke dalam kabin dan lepas landas. Walaupun untuk penerbangan dengan tiket pesawat domestik yang rentang waktunya pendek, seseorang dengan penderita phobia ini akan tetap merasak panik yang berlebihan.

·        Acrophobia
Phobia yang satu ini memang tidak berhubungan langsung dengan dunia penerbangan, tetapi tetap berkaitan. Seseorang yang menderita acrophobia atau ketakutan terhadap ketinggian pasti juga akan merasakan kecemasan dan kepanikan ketika bepergian menggunakan pesawat terbang.

Jika kamu termasuk dalam beberapa golongan yang menderita ketakutan berlebihan seperti yang tertera di atas, maka kamu memang butuh perlakuan ekstra agar bisa tetap tenang saat akan menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

Alihkan Kecemasan
Hal pertama agar kamu tidak panik adalah mempersiapkan segala sesuatunya sebelum sampai ke bandara. Pastikan kamu sudah membawa semua hal yang diperlukan, baik pakaian, obat, tiket pesawat domestik maupun luar negeri, paspor dan lain sebagainya. Jangan lupa juga untuk tidak terlambat, sebab saat terburu-buru kamu akan menjadi lebih mudah panik. Jika pikiran tentang kekuatiran tersebut muncul, alihkan dengan memikirkan hal menyenangkan dan juga lucu yang bisa membuatmu tertawa dan mengurangi tekanan.

·        Meditasi
Meditasi adalah salah satu solusi yang sering diterapkan oleh beberapa orang yang menderita phobia untuk menetralisir kepanikan mereka. Ada banyak cara meditasi yang bisa kamu temukan di buku panduan maupun internet. Salah satu caranya adalah dengan mengambil napas dalam setelah itu hembuskan dengan perlahan hingga detak jantungmu mulai normal.

·       Tuliskan Pengalaman Kamu
Seringkali menulis bisa menjadi terapi yang ampuh mengatasi kepanikan. Dengan menulis, kamu mencoba untuk jujur dengan apa yang kamu alami. Menulis juga membuatmu bisa berkomunikasi dengan alam bawah sadar. Selain menuliskan kecemasan, kamu bisa mencoba untuk menulis yang lebih bernada ceria, seperti bagaimana kamu memperoleh tiket penerbangan domestik pertama, perjalanan menyenangkan apa yang akan kamu peroleh dengan penerbangan tersebut dan lain sebagainya.

Minggu, 19 Maret 2017

A Gift To You : My Pisces Guy

Hei, kamu. Selamat ulang tahun ya. Selamat memasuki babak baru dalam sejarah hidupmu.

Waktu aku nulis catatan kecil ini, playlist di laptopku sedang memainkan lagu All Of Me-nya John Legend, yang secara otomatis selalu mengingatkanku padamu. Menyenangkan, sekaligus mengesalkan setiap kali aku mendengar lagu ini. Senang, karena rasanya seperti kamu sedang menyanyikan itu untukku. Kesal karena itu hanya menjadi “seperti”, bukan senyatanya.

Iya, aku nggak jadi melow kok. Aku tahu kamu akan kesal setiap kali aku jadi menye-menye. Lucu ya, kenapa aku masih saja menganggap apa yang kamu nggak suka itu penting. Aku masih merasa bahwa aku harus bisa menjaga diri karenamu. Aku harus bisa lebih bahagia karenamu. Aku harus bisa menunggumu yang selalu berkata “sabar ya, besok juga ketemu”, karenamu. Semua masih tentang kamu, selalu, dan kadang aku membenci itu.

Oh, maaf, harusnya catatan kecil ini adalah tentangmu, bukan tentangku. Tapi, apa yang bisa aku tuliskan tentangmu lagi selain apa yang aku tahu selama ini? Butuh waktu dua tahun, hanya untuk bisa bertemu denganmu sekali saja. Mungkin aku harus menunggu lagi selama empat belas purnama. Padahal kamu bukan Rangga, dan aku bukan cinta. Cerita kita juga  jauh dari Ada Apa Dengan Cinta. Mungkin lebih manis, atau lebih tragis. Biar Tuhan saja yang tahu.

Can, ada banyak cerita yang terlewat dariku tentangmu. Tapi tak apa. Asal aku lihat kamu bahagia, aku pasti akan baik-baik saja.
Hei, kamu tahu? Apa yang selalu aku panjatkan pada Tuhan setiap kali aku berdoa? Jangan tertawa, iya aku sekarang suka berdoa. Aku meminta agar suatu saat nanti bisa menyaksikanmu memainkan gitar lagi di atas panggung. Aku berharap ada di belakang panggung saja. Tentunya aku akan kesusahan kalau harus membaur dengan para pasukan babi itu ahahahha... melihatmu dari belakang panggung. Menunggumu selesai bermain. Menawarkan handuk padamu, menyeka keringatmu, kemudian kita tertawa, menertawakan apa saja.

Aku memang anggota klan utopis sejati.

Tapi tak apa. Bukankah manusia bisa hidup karena ada harapan-harapan. Dan harapanku adalah bisa bersamamu. Menjadi teman, menjadi sahabat baik, menjadi belahan jiwa yang selalu bisa menerima cerita, menumpulkan air mata, dan menyediakan bahu jika salah satu sedang lemah dan terluka. Itu saja. Terlampau jauh jika harus sehidup semati. Aku lebih memilih untuk bisa mengawal bahagia dan sedihmu saja. Walau nggak harus selamanya ada di sisimu.

Seringkali aku bertanya, apakah kamu berubah? Apakah kamu masih orang yang sama seperti empat tahun yang lalu? Akan sangat bodoh jika aku menepikan jawaban bahwa kamu sudah berubah. Lagipula kita semua berubah, bukan? Aku berubah, kamu berubah, kehidupan kita berubah. Walau aku masih menyertakan harap, bahwa masih ada ruang kecil dalam hatimu untuk seorang macan kecil sepertiku.

Kesibukan memang obat paling ampuh membunuh perasaan. Kamu yang penuh dengan waktu-waktu yang padat, aku dengan pikiran-pikiran yang sesak. Kapan kita bertemu? Dalam doa, tentu saja.

Can, selamat ulang tahun.

Aku nggak tahu, akan bermakna apa catatan kecil ini saat kamu membacanya. Tenang, aku nggak menulis ini buat nagih janji tentang Lekker Gajahan, maccaroon, atau janji “kamu bisa andelin aku kok” itu. Aku sudah bisa merelakannya. Kamu ingat aku pernah bilang, “orang yang paling sering berjanji, akan paling banyak mengingkari”. Bukan kamu saja, aku juga. Kita semua begitu.

Can, semoga tahun-tahunmu ke depan akan penuh dengan kelimpahan. Salah satunya adalah waktu. Aku berdoa, Tuhan akan mengaruniakan padamu waktu yang berlimpah. Bukan untukku. Tapi untukmu sendiri. Sehingga kamu bisa menikmati cinta dari orang-orang yang kamu sayangi tanpa harus tersita dengan semua pekerjaan yang menjemukan dan menuntut tanggung jawab itu. Juga waktu agar kamu bisa lebih menikmati bahagiamu.

Selalulah sehat, Can. Kalau kamu flu, janganlah minum obat melebihi dosis seperti biasanya. Badanmu nggak bisa selamanya menanggung beban obat-obatan berlebih begitu. Istirahatlah, Can. Bukan Cuma raga, tapi juga jiwa. Bahagialah, sekali lagi.

Wah, aku sudah mirip emak-emak. Begitulah, usia memang nggak bisa bohong ya? Tertawalah, untuk kali ini. Aku suka mendengar suara tawamu. Juga leluconmu yang seringkali nggak lucu itu. Aku tertawa, semata karena bahagia. Karena itu leluconmu. Karena itu adalah kalimatmu. Karena ada kamu. Begitu.

Can, maaf. Aku belum sempat memberimu kue lemon. Mungkin besok atau lusa. Atau beberapa waktu lagi yang nggak kita tahu pastinya. Tapi pasti, aku akan membuatnya dengan tanganku sendiri. Agar kamu tahu bahwa masih ada aku, yang mau mendengarkan semua yang menjadi inginmu, harapanmu, dan berusaha mewujudkannya, walau nggak semua.

Baiklah, Can. Sambil menunggu untuk bisa menjadi teman berbincangmu lagi. Aku akan terus memanjatkan doa. Menyampaikannya pada Tuhan dan semesta. Saat kita bertemu lagi nanti, aku percaya, kita berdua akan lebih dari baik-baik saja.

Sabtu, 21 Januari 2017

From Hi To Good Bye

Blenkceque! Tema hari ini beneran membuat saya harus menyiapkan tisu terlebih dahulu. Apalagi waktu lagi nulis ini, cuaca di luar lagi gerimis manja dengan mendung pekat yang berarakan seperti mengajak tawuran. Sungguh!

Kalau diingat, pertemuan pertama saya dengan dia, yang kemudian saya panggil dengan Can, kepanjangan dari Macan, berawal dari pesan singkat di bbm. Klasik ya? Begitulah. Karena kebetulan receh seperti itulah kemudian saya bisa menikmati adegan-adegan mainstream picisan di ftv yang dulu selalu sukses membuat saya mencibir dan mengganti saluran.

“Ini Ririn ya? Ya ampun kamu beda banget sekarang?”

Sebuah pertanyaan umum yang bakalan dilontarkan oleh semua teman masa kecil yang melihat perubahan saya. Lha memangnya saya dulu bagaimana? Tenang, saya bahas di postingan berikutnya ya. Including several beauty hacks. Oke, balik ke pembahasan sebelumnya. Bisa tebak apa yang terjadi selanjutnya, kan? Yap, saya ditinggal tidur. Percakapan kami setiap hari memang selalu berlangsung sampe hampir dini hari dan saya yang adalah keluarga dari batgirl selalu memenangkan pertarungan adu melek ini.

Saya selalu mampu tertawa dengan semua leluconnya yang sebenarnya sangat nggak lucu. Kemampuannya melucu yang nggak lucu itu membuatnya jadi lucu. Ribet ya? Iya, kisah cinta kami juga seribet itu. Sebetulnya niat awal adalah pengin membalas “kesombongan”nya yang nggak pernah melihat saya ada. Padahal kami satu sekolah, juga satu gedung waktu kuliah walau beda jurusan, tapi kami serasa adalah orang asing yang akan salah tingkah jika nggak sengaja bertatapan mata.

Obrolan demi obrolan selalu menjadi hal yang nggak pernah kami lewatkan. Saya sering mengiriminya puisi, yang saat sekarang saya ingat lagi bisa membangkitkan rasa geli. Dia pernah mengirimi saya rekaman audio waktu menyanyikan sebuah lagu sambil bermain gitar. Juga bertukar foto dengan pose-pose memalukan. Saya masih ingat betul foto jadulnya dengan rambut ala kangen band. Sumpah itu mengerikan dan menggelikan sampai saya mau mati kaku saking geli dan nggak bisa berhenti tertawa.

Selama dua bulan kami hanya intens ngobrol di bbm, karena kami beda kota, jadi nggak bisa seenaknya bertemu. Pertemuan langsung pertama kali adalah saat dia mendatangi tempat kerja saya. Sebuah chemistry aneh langsung bisa saya rasakan. Secara, dulu sebelum akrab di bbm, saya ingat betul, kami pernah bertemu muka langsung di sebuah mall dan kami nggak pernah mau saling sapa. Entah malu, entah lupa, entah karena nggak mau tahu juga. Tapi saat setelah sapaan hai itu, kami bisa jadi seperti sahabat yang sudah menghabiskan banyak waktu bersama. Selepasnya bukan hanya ceria, tapi duka juga kami bagi bersama.

Waktu ketemu lagi setelah bertahun lamanya itu ternyata emang membawa banyak perubahan. Dia yang waktu sekolah sangat amat pemalu, bahkan saking pemalunya cuma dipanggil nama oleh gerombolan cewek-cewek bisa membuat wajahnya menjadi kebun tomat, ternyata bisa jadi seorang gitaris band beraliran metal. Saya sempat melihat video manggungnya dan nggak menyangka banget dia bisa berubah juga. Tapi, seberubah-berubahnya seseorang, dia masih tetap punya sifat aslinya dan iya, dia masih sering bersikap malu-malu jika bertemu saya secara langsung.

Lalu apakah kami bersama pada akhirnya? Gaes, lihat judulnya dong. Jawabannya adalah nggak. Perih banget ya? Tapi memang mungkin ini yang terbaik. Walau begitu, kami masih sering tukar kabar, memaknai hai sebagai sebuah kenangan yang walau menyakitkan tapi masih bisa kami gunakan sebagai alas pertemanan. Kami masih bisa saling mendukung, untuk apapun. Somehow, jiwa kami adalah sama.

Kalau ada satu hal yang pengin saya lakukan bersamanya adalah melihatnya manggung lagi. I want to see him on stage. Entahlah, apakah bisa terwujud. Tapi bukankah Tuhan selalu punya kejutan-kejutan?

Akh, sepertinya tulisan ini agak melenceng dari tema tulisan kali ini. Semoga momon #KampusFiksi memakluminya dan saya tahu dia pasti memaafkan. *peluk Momon KF

Jumat, 20 Januari 2017

#Hari 20 Celebrities Whom I Have Crush With

Andai semua selebriti bisa direnceng kayak kopi sachetan di warung sebelah dan musti milih salah tiga, Saya dengan mantap akan memilih Jflow, Gilbas dan Dec, kemudian memasukkan mereka ke dalam saku, membawanya pulang. Tentunya nggak ada pikiran buat menuangkan mereka ke dalam cangkir dan menyeduhnya dengan air panas, melainkan akan Saya bawa sebagai teman tidur. Eh, jangan mesum, kan tadi perumpamaannya mereka itu kopi sachetan. Ehe..ehe..

Pertama kali lihat Joshua Matulessy alias Jflow itu waktu dia gabung sama Saykoji. And you know what? Saya langsung terpikat sama suaranya yang seksi dan juga wajahnya yang agak-agak bad boy gitu. Ditambah lagi waktu dia ngisi acara ProvoActive barengan Pandji Pragiwaksono di Metro TV, Saya jadi tambah pengin jadiin dia suami. Seriusan. Maksudnya Saya yang serius, kalau dianya sih boro-boro. Kenal aja juga nggak. Ehe.. ehe..

Penyuka kopi dan pemilik brand snapback +62 ini emang musisi serba bisa. Lagunya, walau hip-hop, terasa masih enak banget di kuping Saya. Dulu, waktu manajemennya buka lowongan sekretaris, hampir saja saya ngelamar dan ninggalin kerjaan di Solo. Tapi nasihat dan larangan mama memudarkan impian saya. Nah, bukan berarti saya bukan fans militan, tapi Jflow yang sayang banget sama mamanya pasti ngertiin banget tentang keputusan itu. Saya juga bisa belingsatan sendiri kalau mensyen di twitter dan dibalas sama dia. Ternyata bidadari kayak saya bisa alay juga.

I just love the way he sing, the way he look and the way he does anything. Intinya, I just love him. Dengan jambang di tampang tengilnya itu, ditambah kulitnya yang coklat eksotis, gaya becandaannya yang asyik, serta badannya yang well-built, membuat nggak ada alasan buat nggak mencintainya. Sisi tempat tidur saya terbuka buatnya. Ehm.. maksudnya buat nempatin kopi sachetan tadi itu.

Selebriti kedua adalah Gilang Baskara atau yang dikenal dengan Gilbas. Simpel sekali kenapa saya suka padanya, pertama dia lucu dan kedua dia keriwil. Yes, saya memang suka sekali pria berambut keriting. Lucu aja gitu megang-megang rambutnya. Beda sama Jflow yang jauuh di atas saya umurnya, kalau Gilbas sih termasuk berondong. Nah kan, nambah deh nilai plus dia di mata saya.

Runner up dalam kompetisi Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim kedua ini katanya sih pemalu, tapi dia bisa mengalahkan rasa malunya dan bisa jadi komedian tunggal yang pinter banget ngolah materi. Wajah serius, berkacamata, pintar, keriting tapi lucu. Mungkin karena zodiak Gilbas Aquarius kali ya, makanya dia terasa adem gitu.

Kalau saat nulis ini tiba-tiba saya disamperin sama Gilbas, udah deh saya pasti bakalan pingsan. Eh, tunggu, pingsan bakalan bikin saya kehilangan waktu berharga buat gerepe-gerepe mengenal dia lebih jauh. Ehm, jadi kayaknya saya bakalan lebih milih meluk-meluk dia sambil ngajakin bikin materi rumah tangga eh stand up comedy maksudnya.

Buat yang sering nonton Britain Got Talent pasti nggak asing sama sosok Declan Donnelly alias Dec. Partnernya Ant buat bawain acara pencarian bakat itu emang nggak terlalu spesial banget kalau dilihat-lihat lagi. Badannya juga terbilang pendek, nggak yang tinggi melambung layaknya bule-bule lain. Tapi bukankah mungil itu artinya lebih imut dan menggemaskan? Versi mini dari kopi sachetan kayaknya lebih aman bagi lambung saya.
Kembali ke Dec, yang saya sukai dari dia, satu lagi kesamaan dengan kedua kesayangan saya di atas, adalah sifat humoris. Yaiyalah, Dec itu pasangan melucunya si Ant, dan mereka awet banget selama 25 tahun berkarier bareng.
Umur si Dec ini lebih jauh lagi dari saya, di atas Jflow juga. Jadi memang terbukti bahwa cinta itu nggak mandang perbedaan usia. Saya suka setiap gayanya di atas panggung, saat membawakan acara, dan saat berinteraksi dengan orang. Hmm... sepertinya saya memang harus membulatkan tekad buat menujukkan bakat saya, mungkin dengan ikut BGT. Kalaupun saya dapat buzzer dari keempat juri, paling nggak, saya bisa ketemu idola saya. Wah, ini memang impian yang mahal sekali ya? Jadi, yeay or nay?

Impian Di Tahun Ini

Yeay, akhirnya udah sampai di hari ketiga tantangan nulis dari #KampusFiksi, dan tema hari ini menyenangkan sekali. Ngomongin masalah hal yang pengin dicapai dalam tahun ini tentu banyak banget. Dari ratusan lapis, yang bukan merupakan lapisan wafer, maka Saya pilihlah kelima impian berikut.

Peringatan : Postingan berikut juga nggak jauh dari curhatan. Pesan moral? Ini bukan buku pelajaran kewarganegaraan, jadi ya entahlah.

1. Karya Bisa Tembus Media
Saya belum berani menyebut diri ini penulis. Karena penulis itu konsisten menulis. Sedangkan Saya ini hanya kumpulan debu di sela-sela keyboard laptop yang masih kalah sama suasana hati waktu di hadapkan sama tulisan.

Tapi ya tetap saja Saya punya cita-cita, pengin karya Saya yang belum keren-keren amat itu di muat di media. Walau cukup lambat, tapi Saya selalu berusaha sampai bisa menuliskan kata tamat pada setiap karya. Baik novel maupun cerpen. Sudah beberapa yang selesai, beberapa di kirim namun belum ada kabar, dan ada yang sedang dan terus Saya kerjakan. Tahun ini, Saya percaya, usaha nggak akan membohongi hasil. Jadi, sabar saja, akhir tahun masih jauh.

2. Usaha Yang Dirintis Bisa Berkembang
Pertengahan tahun kemarin, Saya memulai bisnis yang cukup menguras tenaga dan finansial. Hasilnya? Jatuh, bangun dan jatuh lagi. Apakah Saya kapok? Jawabannya bisa ya dan bisa nggak. Iya, Saya kapok, dalam artian kapok memulai sesuatu tanpa perhitungan yang matang. Niat saja ternyata nggak cukup buat memulai sesuatu yang besar. Nggak kapok, Saya akan terus berusaha untuk menyelesaikan apa yang Saya mulai.

Membangkitkan usaha kuliner dan fashion yang Saya rintis ini beneran nggak mudah. Kalau dilihat dari kacamata dompet Saya, usaha ini napasnya lagi satu-satu. Tapi, ambil sisi positifnya, masih bernapas. Jadi, kenapa nggak terus berusaha saja. Ya, kan?

3. Jadi Blogger
Saya pengin banget jadi food blogger dan juga beauty blogger. Kenapa? Menemukan jawabannya itu sesederhana menemukan hujan di bulan Desember, karena hujan bulan Juni itu sudah milik Pak Sapardi Djoko Darmono. Saya suka makan dan dandan. See? Mudah banget bukan jawabannya? Orang yang kenal Saya pasti tahu dua hal itu emang Saya banget. Kalau akhirnya orang bisa mengenal Saya dari tulisan, Saya anggap itu bonus.

Realisasinya? Walau cukup telat, karena Saya punya akun media sosial dan blog ini udah sejak ratusan tahun yang lalu dan barusan saja niat pengin memaksimalkannya, Saya mulai mengunggah review kecil-kecilan. Well, semua hal besar pasti dimulai dari hal kecil, kan?

4. Beliin Mama Cincin dan Papa Jam Tangan
Kedua orang tua Saya adalah yang terbaik. Walaupun Saya sering mengecewakan mereka, tapi mereka selalu ada buat anaknya yang bandel ini. Saya sadar banget, belum pernah bisa kasih apa-apa. Memang sih mereka nggak minta, tapi Saya harusnya bisa paham. Sebelum akhir tahun, Saya harus bisa beliin cincin dan jam tangan. PR besar, karena Saya juga punya banyak hutang lain yang harus Saya tanggung. But old proverb said, When there is a will, there is a way. Bukankah Tuhan itu nggak jauh dari hambaNya yang terus berusaha?

5. Punya Rak Buku
Kesannya sepele banget ya?! Tapi beneran, sampai sekarang Saya belum punya rak buku. Sehingga menyebabkan buku-buku koleksi Saya musti ditumpuk dalam kardus. Mengenaskan sekali.

PR selanjutnya sebelum Saya punya rak buku adalah soal tempat. Rumah sudah penuh perabotan dan nggak tahu mau taruh di mana rak bukunya. Baiklah, sepertinya Saya butuh semedi.  Sebelum Saya beneran mengasingkan diri untuk mencari wangsit, Saya cuma punya satu pertanyan buat kamu, apa impianmu di tahun ini?